Kamis, 25 Juni 2020

Wah, Gaya Hidup Muslimah Millenial Ini Mirip Kebiasaan Istri Nabi


Image: Pexels.com



Millenial tak selamanya tentang melek teknologi canggih. Ternyata, ada beberapa gaya hidup muslimah dari generasi Y yang sesuai dengan kebiasaan istri Rasulullah. Masya Allah, berikut di antara gaya hidup tersebut yang pastinya patut diteladani.

1. Hidup Minimalis

Tak memiliki barang kecuali yang dibutuhkan, gaya hidup ini sebetulnya sudah diterapkan para istri nabi sejak berabad silam. Mereka radhiyallahu ‘anhunna tidaklah memiliki kebiasaan mengoleksi perhiasan, pakaian, tas, sepatu, dan sederet barang duniawi lainnya. Diabadikan dalam Al Qur’an, tentang bagaimana istri nabi memilih akhirat ketimbang dunia yang fana. Allah Ta’ala berfirman,
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu: “Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut’ah (suatu pemberian yang diberikan kepada perempuan yang telah diceraikan menurut kesanggupan suami) dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik di antaramu pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 28-29).

Saat ini, tak sedikit muslimah millenial yang mengikuti gaya hidup minimalis yang ternyata sangat sesuai dengan teladan dari ummahatul mukminin. Kebiasaan hidup sederhana memanglah diajarkan dalam Islam sebagaimana sabda Nabiyullah, “Sesungguhnya hidup sederhana termasuk cabang dari iman.” (Ash-Shahihah: 341).

2. Mementingkan Ilmu dan Semangat Meraihnya


Para istri nabi sangatlah bersemangat menuntut ilmu, salah satu yang tercerdas ialah Aisyah radhiyallu ‘anha. Beliau berada di peringkat keempat sebagai perawi hadits nabi terbanyak setelah Abu Hurairah, Ibnu ‘Umar, dan Anas bin Malik. Jumlah hadits yang diriwayatkan putri Abu Bakr tersebut bahkan mencapai 2210 hadits.

Aisyah dikenal sangat cerdas dan menjadi guru bagi banyak shahabat dan tabi’in. Dikisahkan oleh seorang shahabat nabi, Abu Musa, ia berkata,  “Jika kami para sahabat Rasulullah merasa kebingungan mengenai suatu hadits, maka kami akan mendatangi Aisyah dan kami akan mendapatkan ilmu darinya.” (HR. At Tirmidzi).

Semangat Aisyah dalam mempelajari dan menghafal ilmu tentu menjadi teladan muslimah hingga akhir zaman. Semangat tersebut rupanya telah bersemi semerbak di kalangan muslimah millenial. Dalam “Statistik Gender Tematik: Profil Generasi Milenial Indonesia” yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan bahwa generasi milenial memang memiliki kualitas yang lebih unggul dari segi pendidikan. Generasi ini menyadari bahwa pendidikan merupakan prioritas yang utama.

3. Bergairah Entrepreneur


Masih dari sumber statistik BPS, ternyata generasi Y pula sangat potensial dalam kewirausahaan. Gaya hidup mereka sangat dekat dengan jiwa entrepreneurship dan bersemangat untuk membuka usaha. Nampak keseharian bahwa muslimah saat ini pun begitu bergairah untuk terjun di dunia usaha.

Gaya hidup berbisnis mandiri ini sudah dicontohkan istri nabi ternama, Khadijah binti Khuwailid. Beliau terkenal sebagai seorang pengusaha wanita yang sukses hingga menjadi rujukan utama bagi para pebisnis dari kalangan Hawa. Satu hal yang perlu diteladani muslimah masa kini dari sosok Khadijah ialah bisnisnya yang besar untuk akhirat.

Suka rela Khadijah menghabiskan hartanya untuk mendukung dakwah Islam. Ia rela kehilangan harta dari usaha yang dirintisnya demi membeli surga. Sebagaimana disebutkan langsung dari lisan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Allah tidak menggantikannya dengan seorang wanita pun yang lebih baik darinya. Ia telah beriman kepadaku tatkala orang-orang kafir kepadaku, ia telah membenarkan aku tatkala orang-orang mendustakan aku, ia telah membantuku dengan hartanya tatkala orang-orang menahan hartanya tidak membantuku.” (HR. Ahmad).

4. Dekat dengan Keluarga


Para istri nabi terkenal sangat dekat dengan keluarganya. Mereka mencintai orang tua dan menyayangi para kerabat. Sebut saja salah satu yang bisa diteladani yakni Hafshah putri Umar bin Khaththab. Saat Hafshah menjanda, Umar pusing berkeliling mencarikan suami untuk putrinya. Ketika Hafshah memiliki masalah dengan istri nabi yang lain, ia akan curhat pada ayahnya dan sang ayah pun akan memberinya nasihat. Demikianlah kedekatan Hafshah dan Umar.

Hubungan baik dengan keluarga memang seharusnya menjadi kebiasaan seorang muslim. Alhamdulillah tak sedikit muslimah masa kini yang menjadikannya gaya hidup. Yoris Sebastian dalam bukunya “Generasi Langgas” bahkan menyebut bahwa millenials really love their parents.

5. Memiliki Uang Sendiri untuk Mewujudkan Impian


Yoris juga menyebutkan bahwa para millenial berusaha memiliki “pocket money” sendiri untuk mewujudkan keinginannya. Maka tak heran jika kemudian muslimah dari generasi ini merintis bisnis kecil-kecilan atau menjadi freelancer untuk menambah uang saku mereka. Gaya hidup seperti ini tentu positif, namun jika meneladani dari istri nabi maka akan jauh luar biasa.

Salah seorang Ummul Mukminin, Zainab binti Jahsy, memanfaatkan keterampilan tangannya untuk menghasilkan uang. Namun uang yang ia hasilkan dari bisnis rumahannya tersebut bukanlah untuk membeli barang mewah ataupun sekedar traveling, melainkan untuk keinginannya bersedekah. Dari barang-barang homemade yang laku terjual, Zainab menyedekahkan semua uangnya yang jumlahnya tidaklah sedikit.

Bahkan ketika hendak wafat, Zainab telah menyedekahkan semua uang yang ia miliki. Pun rumah dan barang-barang yang ia miliki sudah diwasiatkan untuk disumbangkan. Begitu dermawannya Zainab sampai-sampai ia mendapat julukan dari nabi sebagai wanita yang panjang tangannya, yakni yang banyak bersedekah. Ia pula dijuluki umat sebagai ma’wal Masakin (tempat kembalinya orang-orang miskin).

Masya Allah, sungguh luar biasa gaya hidup istri nabi. Kebiasaan dan perilaku tersebut pun ternyata sesuai dengan gaya hidup beberapa muslimah millenial. Artinya, teladan dari ummul mukminin tidaklah terbatas pada waktu ataupun oleh teknologi. Banyak sekali gaya hidup para istri nabi yang tak ketinggalan zaman dan dapat diteladani hingga akhir waktu dunia.

#flpsurabayaxumma #flpsurabaya #ummaindonesia #temanibadahmu



Note: Artikel ini meraih juara 2 lomba menulis artikel yang diadakan Umma & FLP Surabaya


Afriza Web Developer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar