Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2018

Ingin Wajah Merona? Buat Sendiri Masker Semangka Praktis Ini... Hanya 15 Menit!

Tak butuh perawatan ekstra dan mahal untuk mendapat wajah putih merona. Cukup gunakan masker dari buah semangka yang bisa dibuat sendiri di rumah, dan cukup lakukan 15 menit setiap hari, kamu akan terpesona saat bercermin.



Tak hanya sebagai buah yang segar disantap pada siang hari, semangka ternyata mengandung banyak nutrisi yang sangat bagus untuk kecantikan kulit. Buah yang mengandung 93 persen air ini mampu menyingkirkan kulit rusak, memperbaikinya hingga memutihkan dan melembutkannya. Dengan melakukan treathment masker semangka, masalah-masalah kulit wajah akan usai dan didapatlah wajah yang merona.

Semangka mengandung kombinasi vitamin A, B6 dan C yang sangat dibutuhkan kulit. Oleh karena itulah semangka mampu berfungsi sebagai moisturizer tanpa oil. Buah berbiji seribu tersebut mensupply pasokan air guna memoisturizerkan kulit wajah. Berikut treathment semangka untuk wajah yang sangat mudah dilakukan.


https://images.pexels.com/photos/1337825/pexels-photo-1337825.jpeg?auto=compress&cs=tinysrgb&dpr=2&h=750&w=1260

1. Membersihkan Kulit Kusam


Singkirkan kulit kusam agar wajah putih merona. Lakukan terapi semangka secara rutin setiap hari 15 menit saja. Yang dibutuhkan hanya satu sendok teh semangka yang sudah dihaluskan. Usap perlahan ke seluruh wajah dengan menggunakan kapas. Setelah didiamkan 15 menit, bilas dengan air dingin. Rasakan kulit wajah yang lembut dan less flush. Terapi ini pula dapat mengganti kulit wajah yang rusak. Agar lebih berkhasiat luar dalam, makan pula buah semangka segar.


2. Memutihkan Wajah


Masker semangka juga mampu memutihkan kulit wajah. Caranya, campur semangka dengan yoghurt masing-masing satu sendok teh. Lalu oleskan ke wajah dan leher secara rata, diamkan 10 menit kemudian bilas dengan air dingin. Kandungan lactid acid dan enzym dalam yoghurt akan menyingkirkan kulit mati dari wajah. Sementara semangka akan mengobati kulit rusak dan menghidrasi wajah.

3. Perawatan Kulit Kering


Kembalikan kulit segar sesegar apel merah. Campurkan dua sendok teh jus semangka dengan dua sendok teh madu. Aduk hingga rata lalu oleskan pada wajah. Diamkan 20 menit lalu bilas dengan air hangat. Perawatan demikian dapat mengatasi kulit kering pada wajah.

4. Melawan Keriput


Sebagai anti-aging, buat masker dari semangka dan alpukat yang telah dihaluskan. Oleskan masker sembari dipijat lembut. Diamkan 20 menit kemudian bilas dengan air hangat. Vitamin C dan E pada resep masker tersebut berfaedah sebagai antioxidan yang dapat mencegah tanda-tanda keriput.

5. Mengusir Jerawat


Menyingkirkan jerawat bandel pada wajah dengan terapi buah besar merah itu terbilang sangat mudah. Cukup melakukannya 15 menit setiap hari dan hanya butuh satu sendok kecil jus semangka saja ditambah satu sendok jus pisang. Menggunakan kapas, usap tipis paduan semangka pisang tersebut ke seluruh wajah, terutama bagian yang berjerawat. Diamkan selama 15 menit. Selepas itu, basuh dengan air hangat. Pisang berfaedah sebagai anti inflamasi. Hal ini akan melengkapi semangka sebagai asupan kulit mengingat kandungan pisang yang kaya vitamin B2, B6 dan B12.


Siapa sangka semangka si buah penuh air ternyata memiliki banyak manfaat untuk kecantikan. Yuk buat sendiri maskermu di rumah...

Senin, 17 September 2018

[Opini] Selamatkan Mereka! Selamatkan Pelajar dari Rokok!



Selamatkan Mereka!
Rokok telah menjerat begitu banyak pelajar negeri ini. Mereka bukan hanya dari kalangan putih abu-abu, namun juga remaja sekolah menengah pertama yang baru saja lepas usia 10 tahun. Mereka bahkan bukan lagi tergolong pemula melainkan adiktif, bukan hanya pria namun juga wanita.

Banyak data yang membuktikan fakta tersebut. Dilansir dari CNN Indonesia, Global Youth Tobacco Survey (GYTS) pada tahun 2014 mengungkap data bahwa sebesar 18,3 persen pelajar Indonesia memiliki kebiasaan merokok. Survei tersebut dilakukan pada pelajar SMP berusia 13-15 tahun. 

Yang mengejutkan, dari angka tersebut, hampir setengahnya, yakni sebanyak 47 persen telah berstatus sebagai perokok adiktif. Yang lebih mengejutkan lagi, ternyata sebanyak 11,7 persen pelajar pria dan 9,5 persen pelajar wanita telah merokok sebelum berusia 7 tahun. Artinya, mereka telah merokok sejak duduk di bangku kelas 2 SD!

Di tahun 2015, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mengungkapkan sebuah survei bahwa remaja berusia 13-15 tahun termasuk dalam kategori perokok aktif. Dikabarkan MINA, bahwa survei tersebut menunjukkan bahwa tiga dari tujuh remaja SMP pernah mengisap rokok.

Data lain yang tak kalah mengejutkan juga datang dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). Mereka mencatat adanya peningkatan jumlah perokok usia muda 10-14 tahun secara signifikan. Pada tahun 2001, jumlahnya tercatat 1,9 juta orang. Lalu sembilan tahun kemudian, angka melonjak menjadi 3,9 juta orang. Tak hanya itu, 3 dari 10 perokok remaja mengaku pertama kali mencoba rokok saat usia di bawah 10 tahun.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, dr Lily Sriwahyuni Sulistyowati, Indonesia merupakan juara dunia dalam merokok. Negeri ini meraih peringkat pertama dengan jumlah perokok terbanyak dunia, disusul Rusia, Tiongkok, Filipina dan Vietnam. “Bisa dibilang Indonesia itu juara merokok. Menyedihkan,” ujarnya dikutip dari Republika.

Negeri ini selalu dilanda dilema perihal rokok dan tembakau. Kebijakan demi kebijakan yang ada seperti membuat gambar menyeramkan di bungkus rokok atau menaikkan harga rokok, belum terasa dampaknya untuk mengurangi jumlah perokok, terutama di kalangan pelajar remaja. Hingga kini belum ada kebijakan “keras” dan “berani” kepada perusahaan rokok karena industri tersebut menyumbang banyak sekali pajak negara dan mengambil peran strategis dalam membuka lapangan pekerjaan. Hasilnya, rokok masih dijual bebas, iklan rokok berkeliaran dan menjadi sponsor banyak acara, bahkan perusahaan rokok pula membuat image positif dengan memberikan beasiswa berlimpah bagi pelajar dan atlet.

Dosen The Business School Edinburg Napier University, London, Nathalia C. Tjandra menuturkan, pemerintah kesulitan mengendalikan konsumsi rokok dan mengontrol distribusi rokok di dalam negeri. Bahkan Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia yang tidak bergabung di Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC). Penyebabnya, karena negeri ini kebingungan mengatasi tembakau.

“Pemerintah mengalami dilematis ekonomi. Karena kenyataannya, industri rokok masih menjadi salah satu industri penghasil pendapatan terbesar negara. Di samping itu, industri rokok juga mampu menyerap jutaan tenaga kerja dalam rantai proses produksinya hingga pemasarannya. Tembakau belum bisa dipangkas selama belum ada industri alternatif. Bahkan pemerintah semakin kesulitan membatasi penggunaan rokok di masyarakat, karena kuatnya upaya pemasaran, promosi, sponsor, dan lainnya yang dilakukan oleh perusahaan rokok," ujarnya dikutip dari Tempo Interaktif.

Kegagalan pemerintah ini menjadi masalah besar ketika para pelajar turut terimbas dampaknya. Para remaja, merekalah masa depan bangsa, estafet generasi yang akan datang. Sangat disayangkan jika  generasi mendatang telah rusak akibat rokok. Bahwasanya, bahaya rokok tak hanya menyerang kesehatan tubuh si perokok. Namun bagi pelajar, bahaya rokok jauh lebih besar.

Sebagaimana dipaparkan Dr. Rashidi Mohamed, pakar rehabilitasi keluarga, Universitas Kebangsaan Malaysia, dikutip dari mmgazzete, bahwa merokok usia muda dapat mendatangkan banyak masalah. Salah satu yang terbesar yakni merokok dapat menjadi pintu gerbang penggunaan obat berbahaya seperti ganja, amphetamine dan heroin. Menurutnya, kampanye anti rokok semestinya juga fokus pada usia muda.

Maka sudah menjadi kewajiban bersama, baik pemerintah, sekolah, orang tua maupun masyarakat umum untuk menyelamatkan pelajar dari bahaya merokok. Dari pihak pemerintah harus membatasi penjualan rokok. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan sistem penjualan tertutup. Pembatasan usia pembeli juga dapat dilakukan, misal dengan cara mensyaratkan pembelian rokok dengan menunjukkan KTP. Hal ini lumrah dilakukan di beberapa negara. Namun pembatasan usia pembeli ini juga harus dibarengi dengan pembatasan ritel yang menjual rokok. Pedagang kecil seperti warung kelontong seharusnya tidak diizinkan lagi menjual rokok.

Di ranah sekolah, edukasi bahaya merokok sangatlah penting dilakukan. Mengapa tidak dimasukkan saja ke dalam kurikulum mengenai rokok dan bahayanya. Bahkan lebih baik lagi jika dimasukkan ke dalam sistem nilai. Pelajar yang ketahuan merokok, akan diberi hukuman nilai, hukuman skors, atau bahkan hukuman tidak naik kelas.

Untuk mengetahui siapa saja yang merokok di kalangan siswanya, sekolah bahkan perlu melakukan tes kesehatan mulut dan gigi. Sebagaimana yang dilakukan wali kota Purwakarta beberapa waktu lalu yang melakukan tes tersebut kepada semua pelajar hingga didapatkan hasil ratusan pelajar yang positif perokok aktif. Sang walikota pun kemudian memberikan hukuman SP 1. Jika menjelang UAS terbukti merokok kembali, maka hukuman akan meningkat. SP3 pun terancam keluar jika pelajar tetap bandel merokok. SP3 tersebut akan berdampak sangat buruk pada nilai di rapornya. Program ini benar-benar berhasil dan mampu mengurangi jumlah pelajar perokok sebanyak 50 persen hanya dalam waktu satu tahun. Sayangnya, aksi ini baru dilakukan di ranah SMA dan belum menjangkau hingga SMP.

Adapun solusi dari rumah, orang tua hendaknya memberikan teladan yang baik bagi anak-anak mereka. Seorang anak yang penasaran akan rokok bermula dari kesehariannya yang sering kali melihat ayahnya atau anggota keluarga lain sering kali menghisap rokok. Selain itu dari masyarakat, pandangan rokok sebagai kejantanan harus segera dihapus. Pandangan bahwa merokok itu keren sudah seharusnya diubah ke jalur yang benar dan mengembalikan konsep  sebenarnya bahwa rokok adalah bahaya lagi membahayakan.
Jika semua pihak bekerja   sama, bukan mustahil untuk menyelamatkan para pelajar dari jeratan rokok. Menyelamatkan mereka berarti menyelamatkan masa depan bangsa.


Published at: ridwanloekito.id - Keterangan: Ini adalah artikel yang saya tulis untuk blog ridwanloekito (2017). Kepemilikan artikel (credit) untuk ridwanloekito.id. Harap cantumkan sumber untuk reshare!

Selasa, 27 Februari 2018

Law of SARAPAN



Nggak Sarapan, Nggak Dapet Uang Jajan” demikian aturan bulat ibu, untuk aku dan tiga saudaraku. Aturan itu sangat terlarang untuk kami usik apalagi revisi. Nahasnya, aturan itu pula menjadi momok terbesar di setiap pukul enam pagi.

Akan kujelaskan mengapa aturan sarapan ibu menjadi momok terbesar di pagi hari. Pertama, jarak rumah dan sekolahku sekitar 13 kilometer. Aku harus berangkat pukul setengah enam pagi jika tak ingin terlambat. Kalau kesiangan 15 menit saja, bersiap menghabiskan waktu satu jam pelajaran dengan berdiri tegap dan hormat ke tiang bendera. Apa hubungannya dengan sarapan? Karena sarapan membutuhkan waktu 15 menit yang sangat krusial itu.

Kedua, sarapan nasi adalah harus. Yap, orang Indonesia baru dianggap makan kalau sudah makan nasi. Sementara ibuku orang Indonesia asli dari generasi 60-70an. Jangankan generasi jadul, beberapa generasi milenial pun masih menganggap makan adalah nasi. Yang lebih mengherankan adalah, ibuku rela memasak sebelum shubuh hanya demi anak-anak. Bahkan ibu selalu menjamin sarapan sudah tersaji di meja sebelum pedagang nasi uduk membuka warungnya. Seribu jempol untuk ibuku tercinta.

Aku selalu patuh pada aturan sarapan ibu, dengan rela bangun lebih pagi, bahkan sarapan sebelum mandi jikalau harus mengantre kamar mandi. Jika ada orang yang selalu melanggar aturan itu, maka ia adalah kakak perempuanku. Apa dia tak dapat uang saku? Jelas, ibuku sangat tegas. Dia benar-benar tak mendapat sepeser pun uang jajan. walaupun pada akhirnya kakakku akan meminta uang jajanku saat di sekolah nanti. Menyebalkan tapi apa boleh buat. Bayangkan saja bagaimana laparnya kakakku; tak sarapan dan tak bisa jajan di sekolah. Maka kusimpulkan melanggar aturan sarapan hanyalah cari masalah.

Waktu berlalu, aturan sarapan itu masih menjadi momok besar bertahun-tahun, hingga usiaku dewasa. Tepatnya, saat aku harus merantau ke Jakarta untuk kuliah di salah satu kampus ternama negeri ini (mungkin rutinitas sarapan itu pula yang menunjang kecerdasanku hingga lolos ujian masuk perguruan tinggi negeri). Saat itulah aku tersadar, betapa aturan sarapan yang ibu buat sangat berharga. Betapa besar syukurku pada ibu, aturannya, dan kelelahannya membuat sarapan setiap pagi.

Ternyata aturan sarapan bertahun-tahun itu menjadi sebuah pola sehat di tubuhku. Meski ibu tak bisa mengawasiku lagi untuk selalu sarapan, namun tubuhku memiliki alarm aturan itu. Aku pernah melanggarnya saat kuliah pagi dan hendak presentasi. Hasilnya, tubuh terasa sangat lemas, pikiran tak fokus, presentasiku hancur lebur. Saat aku melanggar aturan sarapan itu berkali-kali, ternyata aku harus ke dokter dan terindikasilah  gejala penyakit maag.

Sejak itu, aku seakan menjadi agen pendukung aturan sarapan. Aku tak bisa lancar beraktivitas tanpa sarapan. Namun kondisi kali ini sudah berbeda. Dahulu aturan sarapan ibu adalah momok besar, sedangkan kini aku melakukannya karena kesadaran diri.

Namun masalahnya, tak ada lagi sosok yang menyiapkanku sarapan. Statusku sudah menjadi mahasiswa rantau yang jauh dari orang tua. Satu-satunya penyelamatku kala itu adalah minuman sarapan yang sangat terkenal. Yap, Energen. Sungguh betapa besar rasa syukurku karena adanya produk praktis energen untuk aturan sarapanku sebelum jam sembilan.

Kini, aku masih taat dengan aturan sarapan. Lebih dari itu, aku pun ternyata menjadi pemilik aturan itu, seakan mengambil tongkat estafet dari ibuku.
Estafet itu terjadi ketika aku menjadi seorang ibu. Meski saat ini putraku masih balita, tanpa sadar aku menerapkan aturan sarapan yang dulu menjadi momok besar di masa kecilku. Bedanya, aku menghilangkan dua momok aturan sarapan yang mengerikan. Artinya, sarapan bisa dilakukan kurang dari 5 menit, dan tak selalu harus nasi.



Senin, 19 Juni 2017

Waspadai 8 Penyebab Rambut Rontok Parah Ini (Bagian 1)

Credit image: rewardme[dot]in


Jika Abi dan Ummi mengalami rambut rontok yang sangat parah, mungkin bukan disebabkan oleh faktor usia. Karena faktanya, banyak hal yang membuat kerontokan parah pada rambut. Kendati usia lanjut dan keturunan dapat menjadi penyebab rambut rontok parah, namun terdapat penyebab lain yang perlu diperhatikan agar dihindari.

Sedikitnya terdapat delapan penyebab rambut rontok parah yang perlu diwaspadai. Dengan menghindarinya, Abi dan Ummi dapat terhindar dari kerontokan rambut yang dapat membuat kepala botak. Berikut ketujuh penyebab yang disarikan dari Health Magazine versi online.

1. Stres Fisik

Ternyata kondisi tubuh yang tidak fit dapat membuat rambut rontok. Beberapa trauma fisik seperti mengalami kecelakaan ataupun mengidap penyakit mematikan, dapat memicu kerontokan parah pada rambut yang disebut dengan telogen effluvium. Kondisi ini terjadi setelah tiga hingga enam bulan pasca trauma.

Menurut Ahli Dermatologi New York, DR. Marc Glashofer, terdapat tiga fase atau siklus pertumbuhan rambut, yakni fase tumbuh, fase istirahat dan fase rontok. Namun stres fisik dapat mengacaukan siklus rambut tersebut hingga mempercepat fase menuju fase terakhir, yakni kerontokan. Lalu bagaimana cara mengatasi penyebab rambut rontok parah ini. “Kabar baiknya, rambut akan tumbuh kembali seiring dengan pulihnya tubuh dari trauma,” demikian tulis majalah kesehatan tersebut.

2. Vitamin A yang Berlebih

Terlalu banyak vitamin A juga dapat menjadi penyebab rambut rontok parah menurut American Academy of Dermatology. Berdasarkan lembaga tersebut, kebutuhan Vitamin A hanya bekisar 5 ribu IU per hari untuk dewasa dan anak diatas usia 4 tahun. Namun suplemen vitamin A yang beredar di pasaran mengandung 2.500 hingga 10 ribu IU. Dengan mengonsumsi suplemen tersebut justru akan menyebabkan kerontokan rambut. Untuk mengatasinya, menghentikan konsumsi suplemen Vitamin A sangat dianjurkan. Jika jumlah vitamin A dalam tubuh normal, maka pertumbuhan rambut pun akan normal sediakala. Kerontokan rambut pun akan teratasi.

3. Kekurangan Protein

Penyebab rambut rontok parah ini biasanya tejadi pada orang yang diet. Pasalnya, penurunan asupan protein pada tubuh, menurut American Academy of Dermatology, dapat menghentikan pertumbuhan rambut. Kerontokan akan terjadi sekitar dua hingga tiga bulan pasca menurunnya konsumsi protein. Untuk menghindarinya, pastikan kebutuhan tubuh akan protein selalu terpenuhi. Hal ini dapat dilakukan dengan banyak mengonsumsi daging, telur dan ikan. Selain protein hewani, protein nabati seperti kacang-kacangan juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Dengan asupan protein yang terpenuhi, pertumbuhan rambut kepala akan normal kembali.

4. Stres Emosional

Kendati tak berdampak separah stres fisik, namun stres secara emosi juga dapat menjadi penyebab rambut rontok parah. Dr Glashofer mengatakan, Saat seseorang mengalami masalah kemudian terjadi kerontokan rambut, mereka justru semakin stres dan membuat kondisi emosional yang telah buruk bertambah buruk. Padahal stres emosional lah yang benar-benar akan memicu kerontokan rambut. Stres emosional di sini terjadi seperti saat kematian orang dicintai, mengalami perceraian, ataupun saat bersabar merawat orang tua yang telah renta.

Cara mengatasi kerontokan rambut akibat stres emosional ini seperti halnya stres fisik. Kerontokan rambut akan reda seiring dengan stabilnya emosional. Jadi, mengatasi kestresan tersebut lah yang menjadi kuncinya. Kurangi stres dengan melakukan hal yang disukai, bertemu dengan orang-orang yang menyenangkan, melakukan yoga, atau bisa pula dengan mengikuti terapi.

5. Anemia

Health Magazine menyebutkan, hampir satu dari 10 wanita berusia 20-49 tahun menderita anemia. Kekurangan zat besi pada tubuh tersebut pun dapat menjadi penyebab rambut rontok parah. Jadi jika Abi atau Ummi mengalami kerontokan parah, kunjungilah dokter untuk melakukan tes darah. Bisa jadi, Abi atau Ummi mengidap anemia. Rambut rontok merupakan gejala penyakit tersebut untuk mengatasinya, meminum suplemen zat besi atau penambah darah dapat dilakukan. 

6. Penurunan Berat Badan Tiba-tiba

Penurunan berat badan yang terjadi secara dramatis disebut sebagai salah satu stres fisik yang dapat menyebabkan kerontokan parah pada rambut. Kekurangan vitamin dan mineral akibat penurunan berat badan juga menjadi faktor pemicu kerontokan. 

Menurut dokter kulit di Scott and White Clinic, Round Rock Texas, Mark Hammonds, penurunan berat badan dapat mengacaukan sistem tubuh. Kekacauan yang terjadi tersebut dalam periode enam bulan dapat menjadi penyebab rambut rontok parah. Untuk mengatasinya, kondisikan tubuh memiliki berat badan ideal. hal tersebut dapat mengobati kerontokan yang terjadi.

7. Overstyling

Terlalu sering melakukan aneka gaya dan perawatan pada rambut justru dapat membuat kerontokan rambut itu sendiri. Over styling di sini seperti mengepang rambut dengan kencang, menggunakan curling iron, meluruskan rambut dengan catok ataupun bahan kimia, menggunakan minyak panas sebagai perawatan, dan lain sebagainya. Segala jenis gaya rambut tersebut berdampak negatif pada akar rambut. Bahkan bukan hanya rontok, overstyling dapat menyebabkan penghentian pertumbuhan rambut. Dengan kata lain, rambut Abi atau Ummi tidak akan tumbuh kembali.

Lalu apa yang harus dilakukan. Selain menghindari gaya dan perawatan rambut yang berlebih, American Academy of Dermatology menganjurkan penggunaan kondisioner setiap selesai keramas, lalu membiarkan rambut kering dengan sendirinya. Jika penggunaan alat styling rambut memang sangat diperlukan, maka kurangi intensitas penggunaannya. Untuk alat styling yang panas, seperti pengering rambut, catok, dan sebagainya, penggunaanbya hanya dibolehkan sekali dalam sepekan.

8. Konsumsi Obat Berlebih

Beberapa jenis obat ternyata dapat menjadi penyebab rambut rontok parah. Menurut Health Magazine, beberapa jenis obat tersebut seperti obat pengencer darah, obat penstabil tekanan darah atau yang sering disebut dengan beta-blocker, obat rematik dan beberapa obat kulit seperti methotrexate, obat anti depresi, obat anti inflamasi nun streroid termasuk ibuprofen, obat untuk pengidap bipolar atau lithium, dan lain sebagainya.

Untuk mengatasinya tentu tidak mudah. Apalagi jika beberapa jenis obat tersebut ada pada resep dokter guna menyembuhkan penyakit yang diderita. Alih-alih mengatasi kerontokan rambut, menyembuhkan penyakit yang diderita tentu lebih utama. Namun untuk meminimalisir, mintalah dokter untuk mengurangi dosis atau jika ada, beralihlah ke jenis obat lain. Kerontokan rambut akan teratasi seiring dengan menghindari konsumsi obat-obat tersebut.

Demikian delapan penyebab rambut rontok parah yang mungkin salah satunya terjadi pada Abi atau Ummi. Jika demikian, maka segeralah hindari penyebab tersebut. Kerontokan akan teratasi tanpa obat apapun jika menghindari penyebab-penyebab kerontokan tersebut. 

Selain kedelapan penyebab tersebut, terdapat beberapa penyebab lain yang juga dapat menyebabkan kerontokan parah pada rambut. Namun penyebab tersebut datang secara alami seperti faktor usia atau penuaan, kondisi hormonal yang terjadi saat hamil, ataupun karena gen keturunan. Selain itu, kondisi pemulihan tubuh atau pengobatan khusus juga menjadi penyebab kerontokan parah. Misalnya yakni seseorang yang tegah melakukan kemoterapi. Untuk kasus-kasus khusus tersebut, konsultasi dengan dokter lebih dianjurkan.


Published at: abiummi.com

Senin, 12 Juni 2017

Obat Rambut Ini Ampuh Untuk Mengatasi Kerontokan

Credit image: minyak-kemiri[dot]com


Tak hanya yang berusia lanjut, kerontokan rupanya sering kali menjadi masalah bagi kaum muda. Pasalnya kondisi emosional dan kesehatan kulit kepala dapat memicu kerontokan pada rambut. Pun demikian pula bagi wanita berjilbab. Kerontokan menjadi masalah pelik karena kepala dan rambut yang selalu tertutup. Beragam obat rambut pun kemudian dicoba untuk menyembuhkan kerontokan yang tak berujung ini.

Namun sebetulnya ada obat rambut alami yang ampuh untuk mengatasi kerontokan. Berbahan dasar tanaman alam yang sering dijumpai sebagai bumbu dapur, obat ini dapat dibuat sendiri di rumah. Ya, minyak kemiri merupakan obat rambut yang patut dicoba untuk menyembuhkan kerontokan.

Kemiri dipercaya sejak zaman dahulu sebagai obat rambut, baik untuk mengatasi kerontokan, menyuburkan rambut, menguatkan akar hingga menghitamkan rambut. Kukui, demikian orang zaman dahulu menamai obat rambut dari kemiri yang diolah menjadi minyak. Bahkan bumbu dapur yang memiliki bahasa latin Aleurites moluccana ini digunakan sebagai sabun dan sampo sejak zaman dahulu di negara Hawaii dan Tonga.

Berdasarkan penelitian, ternyata kemiri memiliki banyak kandungan zat baik gizi maupun non-gizi yang baik untuk kesehatan. Tak heran jika kemiri juga menjadi obat herbal bagi beberapa penyakit. Adapun untuk pengobatan rambut, yang dimanfaatkan adalah biji kemiri. Tak kalah dengan buahnya, biji kemiri mengandung asam amino esensial dan non-esensial. Kandungan ini sangat bagus untuk pembentukan protein.

Sebagai obat rambut, biji kemiri harus diolah menjadi minyak terlebih dahulu. Biji yang digunakan sebagai bumbu dapur ini memang mengandung lebih dari 60 persen minyak. Minyak kemiri memiliki kandungan vitamin E yang tinggi yang bagus untuk kulit termasuk kulit kepala. Miyak ini juga mengandung flavonoid dan polifenol yang mampu menangkal radikal bebas.

Meski saat ini sudah banyak merek yang menjual minyak kemiri, namun obat rambut ini dapat dibuat sendiri di rumah. Terdapat dua cara cara untuk membuat minyak kemiri. Cara pertama yakni dengan dibakar.

Pertama jemur biji kemiri di bawah sinar matahari langsung. Setelah itu panggang diatas kompor hingga berwarna kehitaman atau agak gosong. Angkat dan bungkus ke dalam kain kasa. Setelah itu, tumbuk kemiri hingga mengeluarkan minyak. Karena prosesnya dibakar, minyak yang dihasilkan berwarna agak hitam. Aromanya pun kurang sedap.

Cara kedua, haluskan biji kemiri dengan blender ataupun menumbuk tangan. Kemudian beri air, uleni dan peras layaknya membuat santan. Setelah terkumpul cukup banyak, simpan dalam wadah bersih dan diamkan selama 24 jam. Setelah didiamkan, masak santan kemiri di dalam wajan, aduk-aduk hingga mengeluarkan minyak. Cara kedua ini menghasilkan minyak kemiri yang lebih bening dan beraroma harum. Namun perlu kesabaran ekstra saat membuatnya karena proses memasak santan kemiri hingga menjadi minyak butuh waktu yang cukup lama.

Kendati ada dua cara menghasilkan minyak kemiri, namun yang seringkali dilakukan orang zaman dahulu adalah cara pertama, yakni dibakar. Minyak kemiri hasil pembakaran dipercaya lebih ampuh untuk menguatkan akar rambut. Jika Abi ataupun Ummi tidak sempat membuatnya, minyak kemiri mudah dijumpai di toko herbal baik offline maupun online.

Adapun untuk pemakaian obat rambut minyak kemiri tersebut, harus dilakukan secara rutin setiap hari. Oleskan minyak kemiri pada rambut sembari dipijat-pijat. Lakukan saat malam sebelum tidur. Tutupi rambut yang sudah diolesi minyak dan diamkan hingga bangun tidur. Bilas dengan air hangat dan sampo di pagi hari.

Jika api dan ummi merasa berat melakukan rutinitas sebelum tidur tersebut, terdapat cara pemakaian lain yakni dengan menggunakannya sebagai shampoo. Gunakan minyak kemiri saat keramas dan diamkan 2-3 jam. Bilas bersih dan lakukan 3-4 kali dalam sebulan. Namun cara pertama dioleskan pada malam hari lebih berkhasiat dan lebih cepat terlihat hasilnya.

Demikian obat rambut yang patut dicoba untuk mengatasi kerontokan. Minyak kemiri menjadi obat rambut yang diwariskan leluhur. Selamat mencoba.


Published at: abiummi.com

Kamis, 01 Juni 2017

Ups, Lima Takjil Ini Bikin BB Naik Pesat

Credit image: elshinta[dot]com

Daftar Takjil Favorit yang Bikin BB Naik Pesat

Puasa bukanya tambah kurus malah bikin gemuk? Secara logika, puasa justru mengurangi asupan makan kita di siang hari dan cemilan di sore hari. Namun kenyataanya, makanan berbuka sangat beragam nan menggiurkan. Aneka takjil lezat berjejer dijajakan di pinggir jalan. Alhasil, program diet gagal sudah. Hari raya tiba dengan pipi gembul dan perut buncit.

Tentu beautynesian tak mau itu terjadi bukan. Sejak dini, yuk perhatikan asupan kita saat Ramadhan ini. Aneka takjil lah yang perlu lebih cermat diperhatikan. Pasalnya, banyak sekali takjil  favorit di negri kita ini yang kalorinya cukup tinggi. Berikut daftar takjil berkalori tinggi yang mampu membuat berat badan kita melesat naik seketika.

1. Kolak
Kolak selalu identik dengan bulan Ramadhan. Rasanya tak mantap jika tak pernah menikmati takjil yang satu ini saat puasa. Aneka kreasi kolak pun sangat beragam dan banyak dijajakan pedagang takjil pinggir jalan. Namun hati-hati beautynesian, kolak merupakan salah satu takjil yang dapat membuat BB naik. Bagaimana tidak? Kandungan kalori semangkuk kolak dapat mencapai hingga 826 kkal. Tingginya kalori kolak disebabkan bahan yang digunakan menggunakan santan gula, serta pisang yang notabene termasuk buah tinggi kalori.

2. Siomay
Jajanan satu ini sebetulnya tak hanya disantap untuk takjil, namun termasuk kudapan favorit di sore hari. Hanya saja, saat puasa, siomay termasuk salah satu takjil favorit karena rasanya yang lezat. Padahal, kandungan kalori sepotong siomay mencapai 51 kkal. Jika dihitung satu porsi lengkap sepiring siomay, kalorinya lebih dari 500 kkal. Sejenis dengan siomay, kudapan batagor dan empek-empek juga perlu diwaspadai konsumsinya. Satu potong batagor pun mengandung 58 kkal.

3. Gorengan
Panganan jenis ini tentu sangat terkenal dengan kalorinya yang tinggi. Sebagian orang bahkan menghindari gorengan dan menganggapnya sebagai kudapan tak sehat. Kandungan gizi gorengan memang perlu diwaspadai. Satu buah tempe goreng misalnya, mengandung 34 kkal. Pisang goreng bahkan lebih banyak lagi, yakni 68 kkal. Pun dengan jenis gorengan lain. Kalori tahu goreng sebanyak 35 kkal, ubi goreng sebanyak  48 kkal per 30 gram, singkong goreng 57 kkalper 20 gram. Wah, Gorengan memang cukup berbahaya untuk program diet kita ya beautynesian. Namun godaan mengonsumsinya tentu sangat besar. Selain rasanya yang lezat, gorengan menjadi menu takjil favorit dengan pasangannya lontong dan rawit. Sepertinya kita perlu menutup mata saat melihat aneka gorengan yang banyak dijual pedagang keliling tersebut.

4. Martabak Manis
Manis dan gurihnya martabak cukup sulit ditolak lidah kita terutama saat waktu berbuka. Kudapan ini pun sangat diinginkan saat membeli takjil puasa. Namun perlu diketahui beautynesian, kandungan kalori martabak manis sangatlah tinggi, yakni sebanyak 347 kkal. Bahkan makin banyak toppingnya, kalori martabak makin tinggi. Sebetulnya gizi martabak cukup bagus dengan kadar karbohidratnya yang tinggi dan proteinnya yang rendah. Hanya saja, kandungan gula dan cokelatnya sangat lah perlu diwaspadai.

5. Bubur Candil dan Sumsum
Satu lagi takjil favorit yang juga perlu kehati-hatian saat mengonsumsinya, yakni bubur candil yang juga sering dipadukan dengan bubur sum-sum. Kalori semangkok bubur candil mencapai 364 kkal. Wah, kalorinya lebih tinggi dari martabak manis ya beautynesian. Angka ini bahkan bertambah jika disantap bersama dengan bubur sum-sum sebagaimana yang sering dilakukan masyarakat pada umumnya.

Kelima takjil favorit nan lezat itu tentu sangat menggiurkan lidah. Bukan berarti tak boleh mengosumsinya, melainkan perlu perhatian ekstra saat menyantapnya. Hal yang patut diingat yakni kebutuhan kalori kita sebagai wanita yakni hanya berkisar 1200-1400 kalori. Jika dikurangi dari konsumsi makanan utama, maka kudapan ataupun takjil yang dianjurkan hanyalah yang mengandung sekitar 150-200 kkal. Jadi, harus cermat memilih takjil ya beautynesian.

Published at: beautynesia.id